8grams8grams.
BlogCasesStore
ENID
Mulai Proyek
ENID
Mulai Proyek
8grams8grams.

Studio perangkat lunak bertenaga AI yang membawa web app, aplikasi mobile, dan infrastruktur cloud Anda dari ide hingga produksi.

Hubungi kami

  • info@8grams.tech
  • WhatsAppWhatsApp: +62 811-3143-975
Baca 8grams di MediumSukai 8grams di FacebookIkuti 8grams di InstagramIkuti 8grams di LinkedInIkuti 8grams di X

Halaman

  • Migrasi Cloud
  • Optimasi Biaya Cloud
  • Cybersecurity
  • Migrasi Kubernetes
  • Cases
  • Blog
  • Kontak

Layanan

  • DevOps & Infrastruktur Cloud

    Infrastruktur yang andal dan skalabel, dirancang untuk pertumbuhan.

  • Pengembangan Aplikasi Web

    Web app kustom yang dibangun untuk hasil bisnis nyata.

  • Pengembangan Aplikasi Mobile

    Aplikasi iOS dan Android yang benar-benar ingin digunakan pengguna.

  • Web Company Profile

    Situs perusahaan yang cepat dan ramah pencarian dengan SEO, GEO, dan AEO yang terukur.

  • Cybersecurity

    Temukan dan perbaiki masalah keamanan sebelum menjadi insiden.

Mulai Proyek

Kami membalas dalam satu hari kerja.

© 2026 8grams Technology. Surabaya, Indonesia.

Dibuat untuk tim yang siap merilis.

Chat with us
Cases/Cloud Computing
Cloud8 menit baca

Oleh Glend Maatita·Diperbarui 15 Jul 2026

Apa itu Cloud Computing?

Cloud computing adalah pengantaran layanan komputasi, mulai dari server dan storage hingga database dan software, lewat internet dengan model bayar sesuai pemakaian. Panduan ini menjelaskan apa itu cloud computing, sejarahnya, lima karakteristik utamanya, dan bagaimana ia membantu perusahaan men-deploy aplikasi lebih cepat dan lebih andal.

Ilustrasi cloud computing, menunjukkan server, storage, database, jaringan, dan software yang diantarkan ke pengguna lewat internet.

Di era digital saat ini, cloud computing menggerakkan hampir semua yang kita pakai, dari media sosial hingga perbankan online, namun banyak orang masih kesulitan menjelaskan apa sebenarnya itu. Sederhananya, cloud computing membuat Anda menyewa sumber daya komputasi lewat internet alih-alih membeli dan menjalankannya sendiri.

Berikut kami jelaskan cloud computing: apa itu, dari mana asalnya, karakteristik yang mendefinisikannya, dan bagaimana ia membantu perusahaan membangun serta merilis aplikasi lebih cepat dan lebih andal.

Di halaman ini

  1. 01Apa itu cloud computing?
  2. 02Sejarah singkat cloud computing
  3. 03Lima karakteristik cloud computing
  4. 04Model layanan cloud: IaaS, PaaS, dan SaaS
  5. 05Bagaimana cloud membantu Anda men-deploy lebih cepat dan andal
  6. 06Bagaimana 8grams bekerja dengan cloud

Apa itu cloud computing?

Cloud computing adalah pengantaran layanan komputasi, termasuk server, storage, database, jaringan, software, analitik, dan kecerdasan, lewat internet, yang sering disebut "the cloud." Anda mengakses dan memakai sumber daya ini dengan model bayar sesuai pemakaian, tanpa perlu membeli, menjalankan, atau memelihara infrastruktur di baliknya.

Cara mudah membayangkannya adalah seperti prasmanan: Anda memilih layanan yang dibutuhkan setiap saat, bukan membeli dan memelihara seluruh hidangan. Saat butuh lebih, Anda ambil lebih; saat butuh lebih sedikit, Anda berhenti membayarnya.

Sejarah singkat cloud computing

Gagasan di balik cloud computing bermula pada 1960-an, saat ilmuwan komputer J.C.R. Licklider membayangkan jaringan global yang menghubungkan orang ke data dan aplikasi dari mana saja. Bentuk modernnya baru muncul di awal 2000-an, saat Amazon Web Services diluncurkan pada 2006 dan menjadi platform cloud pertama yang mudah diakses secara luas. Sejak itu, pemain besar seperti Microsoft Azure, Google Cloud, dan IBM Cloud ikut masuk, mendorong inovasi dan persaingan yang terus berlanjut.

Lima karakteristik cloud computing

Sebuah sistem umumnya dianggap benar-benar cloud computing bila menunjukkan lima karakteristik penting.

On-demand self-service

Pengguna bisa menyediakan dan mengonfigurasi sumber daya saat dibutuhkan, tanpa menunggu campur tangan manusia dari penyedia. Sebuah startup, misalnya, bisa menaikkan kapasitas server untuk peluncuran produk dalam hitungan menit alih-alih membeli hardware baru.

Broad network access

Layanan cloud tersedia lewat internet dan bisa dijangkau dari perangkat apa pun yang terhubung. Tim desain yang bekerja jarak jauh, misalnya, bisa berkolaborasi pada tools berbasis cloud yang sama di mana pun mereka berada.

Resource pooling

Penyedia melayani banyak pelanggan dari kumpulan sumber daya bersama, mirip carpooling untuk komputasi. Ini memungkinkan alokasi yang efisien dan penghematan biaya nyata, yang membuat layanan seperti Netflix bisa streaming ke jutaan pengguna sekaligus.

Rapid elasticity

Sumber daya bisa dinaikkan atau diturunkan dengan cepat sesuai permintaan, yang sangat berharga bagi bisnis dengan pemakaian yang berfluktuasi, seperti toko e-commerce saat musim belanja liburan.

Measured service

Anda hanya membayar sumber daya yang benar-benar dipakai, mirip tagihan utilitas. Itu membuat bisnis bisa mengoptimalkan pengeluaran dan menghindari membayar kapasitas yang tidak terpakai.

Model layanan cloud: IaaS, PaaS, dan SaaS

Layanan cloud biasanya dikelompokkan ke tiga model. Infrastructure as a Service (IaaS) menyediakan sumber daya komputasi tervirtualisasi lewat internet, membuat perusahaan menyewa komponen seperti virtual machine, storage, dan jaringan alih-alih membeli dan memelihara hardware fisik. Dropbox, misalnya, memakai IaaS untuk menyimpan dan mengelola data pengguna dalam jumlah besar serta menskalakannya sesuai kebutuhan.

Platform as a Service (PaaS) melangkah lebih jauh, menawarkan platform siap pakai bagi developer untuk membangun, menguji, dan men-deploy aplikasi tanpa mengelola infrastruktur di baliknya, yang mempercepat pengembangan dan memperpendek time to market. Heroku adalah contoh yang terkenal. Software as a Service (SaaS) berada di puncak, mengantarkan aplikasi jadi lewat internet, seperti email atau CRM, sehingga pengguna cukup login dan memakainya.

Bagaimana cloud membantu Anda men-deploy lebih cepat dan andal

Selain menyewa infrastruktur, cloud membawa fitur keandalan yang sulit ditandingi on-premises. High availability memakai komponen redundan, load balancing, dan failover otomatis lintas beberapa availability zone untuk meminimalkan downtime, sehingga aplikasi tetap berjalan bahkan saat hardware tertentu gagal. High scalability membuat Anda bisa menaikkan atau menurunkan sumber daya sesuai permintaan, yang penting untuk menangani lonjakan trafik seperti diskon liburan tanpa menurunkan performa.

Multi-region deployment melangkah lebih jauh dengan menjalankan aplikasi di beberapa region geografis, yang meningkatkan keandalan dan menurunkan latensi bagi pengguna. Jika satu region bermasalah, aplikasi tetap melayani dari region lain dengan gangguan minimal, yang membuat layanan global seperti Spotify tetap tersedia di seluruh dunia bahkan saat ada gangguan regional.

Bagaimana 8grams bekerja dengan cloud

Di 8grams, kami membantu bisnis merancang, migrasi ke, dan menjalankan infrastruktur cloud yang andal lintas penyedia seperti AWS dan Google Cloud, serta on-premises bila lebih cocok. Kami membangun environment yang memanfaatkan penuh elastisitas, availability, dan model bayar sesuai pemakaian cloud, sehingga aplikasi Anda rilis lebih cepat dan tetap menyala.

Poin penting

  • Cloud computing mengantarkan layanan komputasi lewat internet dengan model bayar sesuai pemakaian, tanpa infrastruktur yang harus dikelola.
  • Cloud computing didefinisikan oleh lima karakteristik: on-demand self-service, broad network access, resource pooling, rapid elasticity, dan measured service.
  • Layanan dikelompokkan ke IaaS, PaaS, dan SaaS, dari menyewa infrastruktur mentah hingga memakai aplikasi jadi.
  • Fitur seperti high availability, skalabilitas, dan multi-region deployment membuat perusahaan bisa men-deploy lebih cepat dan andal daripada on-premises.
Layanan 8grams terkait:Migrasi Cloud

Referensi & bacaan lanjutan

  • NIST SP 800-145: The NIST Definition of Cloud Computing
FAQ

Pertanyaan umum.

Apa itu cloud computing?

Cloud computing adalah pengantaran layanan komputasi, seperti server, storage, database, jaringan, dan software, lewat internet dengan model bayar sesuai pemakaian. Anda memakai sumber daya ini tanpa membeli atau memelihara infrastruktur di baliknya.

Kapan cloud computing dimulai?

Gagasannya bermula pada 1960-an lewat visi J.C.R. Licklider tentang jaringan global, tetapi cloud computing modern terbentuk saat Amazon Web Services diluncurkan pada 2006 sebagai platform pertama yang mudah diakses luas. Microsoft Azure, Google Cloud, dan IBM Cloud menyusul.

Apa lima karakteristik cloud computing?

On-demand self-service, broad network access, resource pooling, rapid elasticity, dan measured service. Sistem yang menunjukkan kelimanya umumnya dianggap benar-benar cloud computing.

Apa beda IaaS, PaaS, dan SaaS?

IaaS menyewakan infrastruktur mentah seperti virtual machine dan storage; PaaS menyediakan platform untuk membangun dan men-deploy aplikasi tanpa mengelola infrastruktur; dan SaaS mengantarkan aplikasi jadi yang cukup Anda login dan pakai, seperti email atau CRM.

Apa manfaat cloud computing?

Cloud membuat Anda bisa menyediakan sumber daya sesuai permintaan, membayar hanya yang dipakai, menskalakan cepat mengikuti trafik, dan mencapai high availability lintas beberapa region. Bersama-sama, ini membuat perusahaan men-deploy aplikasi lebih cepat dan andal daripada on-premises tradisional.

Apa beda cloud dan on-premises?

On-premises berarti Anda memiliki dan menjalankan hardware di data center sendiri. Cloud berarti Anda menyewa sumber daya komputasi dari penyedia lewat internet, menukar investasi hardware di muka dengan kapasitas elastis bayar sesuai pemakaian yang bisa diskalakan sesuai permintaan.

Apa itu high availability dalam cloud computing?

High availability adalah pemakaian komponen dan sistem redundan, seperti load balancing dan failover otomatis lintas availability zone, untuk meminimalkan downtime. Ini menjaga aplikasi tetap berjalan bahkan saat server atau komponen tertentu gagal.

Apa arti bayar sesuai pemakaian di cloud?

Bayar sesuai pemakaian, atau measured service, berarti Anda ditagih hanya untuk sumber daya yang benar-benar dipakai, mirip tagihan utilitas. Ini menghindari membayar kapasitas menganggur dan memudahkan mengoptimalkan pengeluaran.

Apakah cloud computing skalabel?

Ya. Rapid elasticity membuat Anda bisa menaikkan atau menurunkan sumber daya dengan cepat sesuai permintaan, yang ideal untuk menangani lonjakan trafik seperti diskon liburan tanpa menyiapkan hardware berlebih di muka.

Apa itu multi-region deployment?

Multi-region deployment menjalankan aplikasi di beberapa region geografis untuk meningkatkan keandalan dan menurunkan latensi. Jika satu region mengalami gangguan, aplikasi tetap melayani dari region lain dengan gangguan minimal.

Terkait

Konsep terkait.

Cloud

Kenapa memilih GCP?

AWS memimpin dan Azure punya momentum, jadi kenapa memilih Google Cloud? GCP menonjol untuk data dan machine learning, PaaS yang kompetitif, jaringan global yang kuat, dan permintaan skill GCP yang naik.

Baca
Cloud

Serverless

Serverless membuat Anda menjalankan kode tanpa menyediakan atau mengelola server, menskala otomatis dan menagih hanya sesuai pemakaian. Ini cara kerjanya dan kenapa ia senjata rahasia era cloud-native.

Baca
Cloud

Hemat Biaya Cloud

Tagihan cloud naik diam-diam, tetapi sebagian besar bisa dihindari. Right-sizing, autoscaling, spot instance, mematikan environment menganggur, dan visibilitas yang baik bisa memangkas biaya cloud.

Baca
Cloud

Kecocokan Cloud-Native

Cloud-native dan Kubernetes kuat, tetapi tak setiap aplikasi cocok di sana. Ini cara mengenali app mana yang subur di container dan mana yang lebih baik di VM atau bare metal.

Baca
Kerja bareng kami

Punya proyek seperti ini?

Ceritakan proyek Anda, kami balas dalam satu hari kerja.

Hubungi 8grams