Deployment masih manual
Release bergantung pada orang yang menjalankan command dan mengingat langkah.
Kubernetes bukan badge. Ia harus membuat release lebih rapi, scaling tidak panik, dan operasi lebih mudah dipahami. Kami containerize aplikasi, bangun jalur deployment, lalu pindahkan traffic bertahap agar production tidak jadi tempat eksperimen.
Intinya
Migrasi yang sehat dimulai sebelum cluster dibuat. Kami lihat aplikasinya, state-nya, kebiasaan release, dan kesiapan tim untuk mengoperasikannya. Setelah itu baru containerize, buat manifest atau Helm chart, sambungkan CI/CD, uji staging, dan cutover bertahap dengan rollback siap.
Zero
target deploy manual
GitOps
kontrol release
Cloud atau bare metal
opsi deployment
Release bergantung pada orang yang menjalankan command dan mengingat langkah.
Kapasitas baru ditambah setelah traffic sudah mengganggu user.
Development, staging, dan production berperilaku berbeda.
Release bermasalah terlalu lama untuk dibalik.
Kami menjaga pekerjaan tetap praktis: cukup analisis untuk menghindari keputusan sembrono, lalu implementasi yang bisa direview, di-rollback, dan diserahterimakan.
Containerization aplikasi dan review Dockerfile production
Arsitektur Kubernetes untuk EKS, GKE, DigitalOcean, atau bare metal
Struktur Helm atau manifest dengan pemisahan environment
Pipeline CI/CD dan workflow GitOps dengan rollback
Ingress, TLS, secrets, autoscaling, dan resource policy
Monitoring, logging, alerting, dokumentasi, dan handover tim
01
Kami review arsitektur aplikasi, dependency, service stateful, traffic, dan risiko release.
02
Kami package aplikasi dan standardisasi konfigurasi tanpa mengubah perilaku yang tidak perlu.
03
Kami setup Kubernetes, networking, secrets, storage, CI/CD, GitOps, dan observability.
04
Kami alihkan traffic dalam tahap terkendali dan menjaga rollback path tetap tersedia.
Tidak selalu. Kubernetes masuk akal jika deployment, scaling, reliability, atau konsistensi environment sudah menyakitkan. Jika terlalu berlebihan, kami akan bilang.
Biasanya bisa. Kami memakai migrasi bertahap, environment paralel, rencana data teruji, dan cutover traffic perlahan.
Bisa. Docker Compose sering menjadi titik awal yang baik. Kami mengubah service menjadi workload Kubernetes, konfigurasi, ingress, storage, dan pipeline deployment.
Ya. Kami bekerja dengan managed Kubernetes dan self-managed cluster, lalu merekomendasikan berdasarkan biaya, skill tim, compliance, dan kebutuhan operasional.
Kirim konteks singkat: provider, aplikasi, tagihan atau masalah release, dan target yang ingin dicapai. Kami balas dengan langkah awal yang masuk akal.